Ruteng, KN – Warga Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) keluhkan kekosongan blangko Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik atau e-KTP di Dispendukcapil Manggarai.
Kekosongan stok blangko membuat sejumlah masyarakat belum bisa mendapat e-KTP. Peristiwa itu terjadi sejak bulan November 2022 lalu.
Warga Manggarai berinisial RB mengaku kecewa, lantaran sejak bulan November 2022 sudah berkali-kali datang ke Dispenduk untuk mencetak KTP.
“Namun jawaban dari pegawai di loket masih sama, yakni saat ini blanko tidak ada,” ujar RB kepada wartawan, Jumat 13 Januari 2023.
Menurutnya, ia sebenarnya ingin mencetak KTP milik anaknya, yang saat ini sedang berada di perantauan. Karena itu menjadi salah satu syarat kerja.
“Saya mau cetak KTP anak saya. Dia sudah di perantauan dan ada persyaratan kerja yang mengharuskan adanya KTP elektronik. Tetapi kalau begini terus jadi susah anak saya,” jelasnya.
Warga Desa Golowoi, Herybertus Harman Jafar, yang saat ini berada di Surabaya mengaku kehilangan KTP, sementara pihak perusahan membutuhkan KTP sebagai syarat kerja.
“Saya sudah minta keluarga pergi urus cetak ulang, tapi katanya tidak ada blanko. Tolonglah pihak dinas, bantu kami di perantauan ini,” kata Ja’far melalui pesan WhatsApp.
Sementara Sekretaris Dispendukcapil Manggarai, Paulus Ngambol, mengatakan, kekosongan blangko e-KTP terjadi sejak bulan November 2022.
Berikutnya menurut Paulus
Menurut Paulus, kondisi itu disebabkan kekosongan blangko di pusat, sehingga itu bukan kesalahan dari Dispendukcapil Manggarai.
“Memang ada upaya teman-teman kemarin ke Jakarta tetapi karena stoknya sudah tidak ada sehingga tidak ada pilihan lain,” ungkapnya.
Dia menjelaskan, pihaknya sudah melakukan koordinasi ke pusat, dan informasinya bahwa dalam waktu dekat dinas akan mengirim pegawai untuk mengambil blangko e-KTP.
“Oleh karena itu e-KTP kemungkinan besar akan ada pada akhir Januari atau pada awal Februari 2020 3 mendatang. Kemarin kami coba informasikan ke pusat, tapi saya belum pastikan betul,” jelasnya.
“Mudah-mudahan minggu depan kalau pak Kadis hari ini pulang dari Bali, mungkin hari Senin kami bisa diskusikan untuk utus pegawai pergi ambil blanko,” pungkasnya. (*)







Tinggalkan Balasan