Menurut Paulus, kondisi itu disebabkan kekosongan blangko di pusat, sehingga itu bukan kesalahan dari Dispendukcapil Manggarai.
“Memang ada upaya teman-teman kemarin ke Jakarta tetapi karena stoknya sudah tidak ada sehingga tidak ada pilihan lain,” ungkapnya.
Dia menjelaskan, pihaknya sudah melakukan koordinasi ke pusat, dan informasinya bahwa dalam waktu dekat dinas akan mengirim pegawai untuk mengambil blangko e-KTP.
“Oleh karena itu e-KTP kemungkinan besar akan ada pada akhir Januari atau pada awal Februari 2020 3 mendatang. Kemarin kami coba informasikan ke pusat, tapi saya belum pastikan betul,” jelasnya.
“Mudah-mudahan minggu depan kalau pak Kadis hari ini pulang dari Bali, mungkin hari Senin kami bisa diskusikan untuk utus pegawai pergi ambil blanko,” pungkasnya. (*)

