Ruteng, KN – Keuskupan Ruteng menggelar Sidang Pastoral Post Natal 2023 Tahun Ekonomi Berkelanjutan yang bertajuk Sejahtera, Adil, Ekologis (SAE), yang bertempat di Wae Lengkas Ruteng selama 5 hari terhitung mulai Senin, 09 – 13 Januari 2023.
Kegiatan tersebut juga dilaksanakan dalam rangka Evaluasi Tahun Pastoral Pariwisata Holistik 2022 Keuskupan Ruteng, serta sejumlah agenda penting lainnya.
Uskup Ruteng Mgr. Sipri Hormat dalam sidang ini menyampaikan puji dan penuh syukur kehadirat Sang Khalik, karana telah menoleh dan menyimak biografi pastoral di tahun Pariwisata Holistik 2022.
Menurut Uskup Sipri, dari evaluasi di tingkat kevikepan maupun komisi Puspas, terlihat bahwa target pastoral (outcome) sungguh-sungguh tercapai.
“Pertama, para pelayan pastoral dapat mendesain dan mengorganisir gerakan pastoral pariwisata holistik yang berpartisipasi, berbudaya, berkelanjutan. Kedua, umat Allah Keuskupan Ruteng semakin menyadari, termotivasi dan terlibat dalam gerakan Pariwisata Holistik,” ungkapnya.
Lebih dari itu kata Uskup Mgr. Sipri, kita telah menampilkan wajah baru Gereja. Gereja yang oleh Paus Fransiskus ingin menjadi “Gereja pintu-pintu terbuka” (EG,49). Bukan Gereja yang “narsis”, yang sibuk dengan urusan dirinya sendiri, tetapi Gereja yang berjalan keluar sampai ke batas-batas untuk merangkul semua orang miskin, sengsara, dan semua orang “yang berkehendak baik”.
“Gereja yang tidak hanya berpuas diri dengan melayani secara rutin tujuh sakramen, tetapi sungguh berupaya menjadi “sakramen penyelamatan Kristus” di tengah-tengah dunia (LG,1). Gereja yang melalui pastoral pariwisatanya, ingin “merangkul”, dan bukannya “menyingkirkan”, “ingin terlibat dalam tangis dan kegirangan dunia” (bdk. GS,1), dan bukannya tinggal di “menara gading” yang nyaman, aman, dan nikmat,” jelasnya.
Dengan demikian, Uskup menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, karena program-program pastoral pariwisata holistik sungguh-sungguh membumi dan menjawabi kebutuhan konkret umat dan membarui masyarakat (output).