Terkait kendala pelaksanaan pekerjaan jalan nasional, Agustinus Junianto menyampaikan bahwa ada kendala yang berasal dari faktor cuaca. Namun dilihat dari progres pekerjaan, ia optimis semua pekerjaan diselesaikan seusai jadwal.
“Saya lihat dari progres Balai Jalan, masih on schedule. Fisiknya sudah 80 persen. Tinggal 20 persen lagi kita selesaikan,” tegasnya.
Longsor Dikerjakan 2023
Pada kesempatan yang sama, Kepala BPJN NTT Agustinus Junianto menegaskan, longsor yang terjadi pada jalan nasional akan dikerjakan tahun 2023.
“Untuk tahun 2022, penangan (longsor) hanya bersifat sementara. Kita usulkan di 2023 untuk penanganan permanennya,” ujarnya.
“Kalau yang sudah masuk sementara ini penanganan di sektor timur perbatasan sekitar 25 titik. Di musim hujan ini kita berkoordinasi dengan penyedia jasa untuk siapkan alat. Jadi ketika terjadi longsoran, kita segera lakukan pembersihan,” sambungnya.
Agustinus Junianto mengimbau para penyedia untuk menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. Dengan kondisi saat ini, maka penyedia jasa diminta untuk harus menambah alat dan tenaga lebih banyak. Hal ini agar dapat diselesaikan tepat waktu. (*)





Tinggalkan Balasan