Ia mengharapkan agar dirumuskan berbagai kebijakan-kebijakan untuk penurunan stunting di NTT sehingga bisa turun dari 17,7% kondisi Agustus 2022, diharapkan 2023 menurun menjadi 10%.
“Kepala Daerah tidak hanya semangat di rapat stunting, tapi harus ada hasil yang didapat. Saya harapkan Kabupaten yang menerima penghargaan terus berkerja menurunkan stunting. Sementara yang belum tetap upayalan langkah-langkah untuk menekan dan menurunkan angka stunting. Mari lakukan intervensi, langkah-langkah dan program yang baik untuk penanganan stunting, itu yang utama,” tegas Viktor.
Gubernur NTT juga mengimbau agar para Kepala Daerah perintahkan camat, kades mendata masyarakat yang hamil di desanya dan dilaporkan, sehingga dapat di intervensi oleh negara agar tidak terjadi masalah stunting. Hal ini penting sekaligus mengantisipasi masalah kematian ibu dan anak.
Lebih Lanjut, Viktor harapkan para Kepala Daerah melihat kinerja di tingkat bawah, karena menurut evaluasinya kadangkala kebijakan para Bupati tidak dijalankan secara baik oleh Kepala Desa.





Tinggalkan Balasan