Kupang, KN – Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan prioritas pembangunan kesehatan, sebagaimana tercantum dalam Perpres No.18 Tahun 2020. Untuk itu diperlukan berbagai upaya untuk menurunkan AKI dan AKB.

Kondisi saat ini adalah AKI sebesar 305 per 100.000 kelahiran hidup (SUPAS, 2015) dan AKB sebesar 24 per 1000 kelahiran hidup (SDKI, 2017).

Dalam rangka percepatan penurunan AKI dan AKB, diperlukan peningkatan peran Rumah Sakit agar di tahun 2024 tercapai AKI sebesar 183 per 100.000 kelahiran hidup dan AKB sebesar 16 per 1000 kelahiran hidup.

Program USAID MOMENTUM terus mendukung strategi Kemenkes dalam upaya menurunkan kematian ibu dan bayi baru lahir, salah satunya melalui kegiatan Hospital Mentoring (Pendampingan Rumah Sakit) kepada RSUD WZ Johannes, RSUD TC Hillers dan RSUD Umbu Rara Meha yang dilakukan oleh tim Pendamping dari RSUP Prof Ngoerah dan RSUD Sidoarjo.

Tahun 2021, RSUD WZ Johannes sudah menjadi co-mentor untuk RSUP Prof Ngoerah saat melakukan pendampingan di 3 RSUD di 3 kabupaten yaitu TTS, Kupang dan Sumba Barat Daya. Untuk melakukan pendampingan ke RSUD lainnya, perlu dilakukan penguatan sebagai RS Mentor bagi RSUD Johannes. Salah satu penguatan RS mentor adalah melalui pelaksanaan kaji banding ke RSUD Sidoardjo, Jawa Timur, yang dilaksanakan pada tanggal 6-7 Oktober 2022.

Kegiatan kaji banding ini juga, merupakan proses pembinaan Rumah Sakit dalam rangka meningkatkan kinerja dalam mempersiapkan survei Akreditasi.

Kaji Banding diikuti oleh Tim Mentor RSUD WZ Johannes, RSUD TC Hillers dan RSUD Umbu Rara Meha ke RSUD Sidoardjo Jawa Timur. Dalam kaji banding ini yang akan dilihat adalah pelayanan maternal dan neonatal dan program peningkatan mutu matneo di RSUD Sidoardjo

Tujuan kegiatan Kaji Banding ke RSUD Sidoardjo adalah yang pertama, untuk mengidentifikasi, mengamati dan mempelajari praktek baik RSUD Sidoardjo dalam upaya peningkatan mutu layanan ibu dan Bayi Baru Lahir secara berkesinambungan. Kedua, adalah untuk menyusun rencana implementasi di RSUD terkait berdasarkan hasil kaji banding.