Dijelaskan Masneno sesuai data, ada 7 cabang olahraga potensial di Kabupaten Kupang yaitu Shorinji Kempo, Pencak Silat, Tinju, Atletik, Wushu, Taekwondo dan Karate. Ketujuh cabang olahraga ini dan cabang olahraga lainnya harus mendapat perhatian serius Pemerintah.

Selain itu Ketua KONI Kabupaten Kupang berpesan kepada Badan Pengurus untuk berkewajiban membangun watak para atlet. Kabupaten Kupang sudah mempunyai sport centre yaitu gor di Desa Oenlasi, Kecamatan Kupang Tengah. Gor ini adalah investasi.

“Kita harus melakukan segala persiapan baik dalam bentuk pendampingan atlet kita, saya mau kita kirimkan atlet-atlet Kabupaten Kupang pada PON ke 21, yang akan dilakukan di Medan dan Aceh di 2024. Maupun persiapan fasilitas untuk mensukseskan pelaksanaan PON ke-22 Tahun 2028. Dimana provinsi NTT dan NTB akan menjadi tuan rumah,” tegasnya.

Ketua KONI Kabupaten Kupang yakin, olahraga bukan saja sebagai unjuk prestasi tetapi sudah menjadi gaya hidup dan merupakan industri untuk mencapai kesejahteraan rakyat.