Usai lomba, para juri lalu memberikan penilaian. Di mana hasilnya adalah, untuk Lomba cipta menu pangan lokal berbahan dasar ubi dimenangkan oleh Prodi Manajemen sebagai juara satu (1), dan juara dua (2) diraih oleh Prodi Ilmu Pemerintahan dan juara tiga (3) dirahi Prodi Ekonomi Pembangunan.
Setelah lomba cipta menu pangan berbahan dasar ubi, kemeriahan menyongsong Panca Windu Unwira dilanjutkan dengan parade budaya lokal. Untuk lomba ini diikuti oleh 20 tim. Mereka merupakan perwakilan dari masing-masing program studi. Semua peserta parade datang dengan memakai pakaian adat khas setiap daerah yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Menurut kepala divisi acara Panca Windu Unwira, Ernesta Uba Wohon, acara parade budaya ini digelar dengan tujuan untuk membangkitakan semangat cinta budaya lokal sekaligus menunjukan dukungan terhadap budaya dan adat-istiadat di NTT.
“Alasan parade budaya ini digelar ialah untuk mewujudkan visi misi Unwira yang berakar pada budaya. Disamping itu juga untuk membangkitkan semangat mahasiswa agar mencintai budaya-budaya lokal yang dimiliki oleh setiap mahasiswa. Selain itu juga sebagai momentum untuk menunjukan dukungan terhadap pelestarian adat-istiadat dan kearifan budaya lokal yang saat ini di era moderen, kian pudar,” ungkap Dosen Fakultas Hukum sekaligus Anggota Pansel Bawaslu Provinsi NTT ini.





Tinggalkan Balasan