Wagub Nae Soi menambahkan, Pesparani merupakan kolaborasi yang sangat komperhensif, sehingga Pemerintah Provinsi NTT bersama masyarakat sangat mendukungnya.

“Atas nama pemerintah dan mewakili rakyat NTT, kami menyampaikan selamat melaksanakan Pesparani II Tingkat Provinsi NTT di Kota Kupang,” pungkas Nae Soi.

Ketua Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Provinsi NTT, Fransiskus Salem, menjelaskan, Pesparani jadi pesta yang mempertontonkan kebersamaan umat Katolik dan agama lain.

“Ini menjadi momentum untuk tumbuh kembangnya semangat dari umat lintas agama, tanpa membedakan ras dan budaya, serta mempertontonkan kebersamaan umat beragama,” jelasnya.

Menurutnya, Pesparani II Tingkat Provinsi NTT sebenarnya sudah digelar pada tahun 2020. Namun karena pandemi covid 19, sehingga ditunda ke tahun 2022.

“Setelah tertunda dua tahun, akhirnya hari ini terbayar, setelah LP3KD merumuskan bahwa Pesparani II tetap digelar, meski masih dalam suasana pandemi,” terangnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang turut berpartisipasi dalam mendukung kegiatan Pesparani II Tingkat Provinsi NTT di Kota Kupang.