Terkait Venue Lomba, kata Manuk, panitia menyiapkan tiga tempat yakni Aula Gereja St. Yoseph Naikoten, Aula Gereja Sta. Maria Asumpta.

Panitia juga meyiapkan Kampus Unwira Kupang yang sekaligus akan dijadikan sebagai lokasi pembukaan dan penutupan Pesparani Tingkat Provinsi.

Sementara itu, Sekretaris Umum Panitia Pesparani Tingkat Provinsi NTT Yakobus Beda Kleden mengatakan, Tema Pesparani Tingkat Provinsi NTT kali ini adalah, “Dengan Pesparani NTT II Kita Tingkatkan Kualitas Iman, Perkuat Toleransi dan Moderasi Beragama Menuju NTT Bangkit dan NTT Sejahtera”.

Menurut Kleden, Pesparani Tingkat Provinsi NTT akan menjadi gladi untuk menjadi tuan rumah Pesparani Tingkat Nasional pada bulan Oktober 2022 mendatang.

“Ada dua metode lomba yang kita gunakan yaitu metode online (rekaman) dan offline yang dilaksanakan secara tatap muka di Kota Kupang,” kata Kleden.

Metode online rekaman akan diikuti oleh Kota Kupang dan 8 Kabupaten. Sedangkan metode offline akan diikuti oleh Kota Kupang dan 20 Kabupaten lainnya, kecuali Kabupaten Nagekeo. (*)