Senada dengan Gubernur NTT, Menteri Desa dan PDTT, Abdul Halim Iskandar juga mengatakan bahwa minuman tradisional asal NTT itu memiliki cita rasa yang enak dan layak untuk dikonsumsi. “Ini rasanya manis dan wadahnya antik,” kata Menteri Desa dan PDTT Abdul Halim Iskandar.
Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi IV yang juga adalah Ketua TP. PKK Provinsi NTT Bunda Julie Sutrisno Laiskodat mengatakan, Tos Kenegaraan menggunakan Haik dan Tuak Manis adalah upaya pemerintah untuk memperkenalkan produk asli NTT.
“Kalau Moke dan Sopi itu sudah terkenal. Tapi Tuak Manis ini minuman non alkohol karena tidak difermentasi dan merupakan salah satu minuman yang sangat bagus,” kata Bunda Julie Laiskodat.
Menurutnya, dengen launching Haik dan Tuak Manis malam ini, diharapkan budaya membuat Haik bisa ditularkan ke anak-anak NTT, supaya produksi Haik terus naik dan berdampak secara ekonomi ke masyarakat.
“Jadi kalau tahun kemarin 1000 Ti’ilangga, tahun ini 1000 Sasando, tahun depan mudah-mudahan bisa berkesempatan untuk 1000 Haik,” tandas Bunda Julie. (*)







Tinggalkan Balasan