“Kami pernah mendapat bantuan dari Dinas Pertanian Kabupaten Kupang. Tetapi untuk Kredit Merdeka, baru kali ini kami dapat dari Bank NTT sebesar Rp150 juta,” jelasnya.

Menurut Femi Meok, Kredit Mikro Merdeka Bank NTT sangat membantu masyarakat di NTT, dan mereka sama sekali tidak menemukan masalah atau kesulitan dalam proses administrasi pengurusan.

“Kami merasa prosesnya sangat muda dan membantu kami. Karena kredit ini semacam KUR Merdeka. Jadi itu sangat membantu, dan tidak ada kesulitan apapun,” terangnya.

Ia menjelaskan, memang dalam Kredit Mikro Merdeka ini ada pengembalian. Sehingga bantuan sebesar Rp150 juta dari Bank NTT akan dimanfaatkan untuk membeli ternak sapi, dan penggemukan ternak.

“Memang ada pengembalian. Maka kami berencana membeli ternak sapi dan penggemukan selama 6-9 bulan. Kalau berhasil, kami akan kembalikan modalnya, dan bunganya akan dibagi secara merata ke anggota,” terangnya.

Dengan demikian, Femi Meok mewakili kelompok tani lain sangat bersyukur, dan berharap Bank NTT tetap menjadi bank kebanggaan masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT).