Sebelumnya, pemerintah Provinsi NTT juga telah mengirim pelaku pencurian ternak di Pulau Sumba ke Lapas Nusakambangan.
“Sehingga dapat menimbulkan efek jera dan diharapkan dapat menurunkan dan mencegah potensi kejahatan dan kekerasan seksual ini,” tegas Gubernur seperti dilansir dari Siaran Pers Biro Adpim.
Sementara itu, Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Susilaningtias mengatakan, kejahatan seksual di Provinsi NTT meningkat dalam beberapa waktu terakhir.
“Justru yang naik di NTT adalah kasus kejahatan seksual. Kami minta perhatian serius untuk peningkatan kasus kejahatan seksual ini,” ujar Susilaningtias kepada Gubernur NTT.
Halaman



Tinggalkan Balasan