Tidak hanya deviden yang melewati modal, Bank NTT Cabang Atambua juga mencatat peningkatan jasa-jasa bank atas penempatan dana. Selain penerimaan jasa lainnya yang disetor ke kas sebagai PAD, jasa-jasa penempatan dana baik Giro maupun Deposito oleh Pemkab Belu terus meningkat dari tahun ke tahun.
Sesuai Perda Kabupaten Belu No 5 Tahun 2020, maka Tahun 2022 total penyetoran ke Bank NTT adalah Rp12,5 Miliar. Saat ini jumlah yang sudah disetor adalah Rp5 Miliar, sisa Rp7,5 Miliar.
Hal positif lainnya adalah pelaksanaan transaksi non tunai di lingkup Pemkab Belu selama semester pertama berjalan dengan baik, dan tersistem dalam CMS untuk pembayaran honor, perjalanan dinas, dan biaya operasional lain sesuai dengan Surat Edaran (SE) dan Perbup No. 26 Tahun 2021.
“Bank NTT Cabang Atambua terus mendukung program pemerintah dalam pembangunan sektor pertanian, baik Padi maupun Jagung, dengan menyalurkan kredit merdeka selama semester pertama untuk petani sebesar Rp1,151 Miliar,” ungkap Adrianus Pontus.





Tinggalkan Balasan