Dr. Magdarita Riwu, S.Farm, M.Farm, Apt, dalam pemaparan materi mengatakan, stunting merupakan masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang, sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan anak.
Menurutnya, stunting juga menjadi salah satu penyebab tinggi badan anak terhambat, sehingga lebih rendah dibandingkan anak-anak seusianya. Tidak jarang masyarakat menganggap kondisi tubuh pendek merupakan faktor genetika dan tidak ada kaitannya dengan masalah kesehatan.
“Faktanya, faktor genetika memiliki pengaruh kecil terhadap kondisi kesehatan seseorang dibandingkan dengan faktor lingkungan dan pelayanan kesehatan,” ujar Magdarita Riwu.
Biasanya, kata dia, stunting mulai terjadi saat anak masih berada dalam kandungan, dan terlihat saat memasuki usia dua tahun. Salah satu cara agar dapat mencegah terjadinya stunting, dengan memberikan nutrisi yang cukup bagi ibu maupun bayi.
“Karena gizi seimbang adalah nutrisi yang baik, dan dibutukan oleh tubuh agar dapat berfungsi secara optimal. Jika nutrisi diberikan tidak memenuhi, maka akan menjadi masalah,” terangnya.





Tinggalkan Balasan