Dia menjelaskan, nutrisi bisa berasal dari berbagai bahan pangan atau makanan seperti sayuran, buah, biji-bijian dan daging yang berfungsi penting untuk menjaga, memelihara, serta membangun berbagai sel dan jaringan tubuh. Salah satunya daun kelor.

“Kelor merupakan salah satu sumber nutrisi yang mudah didapatkan dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Daun kelor juga mengandung nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh seperti meningkatkan metabolisme tubuh,” ungkapnya.

“Selain itu bisa memelihara imunitas tubuh, meningkatkan produksi ASI bagi ibu menyusui, meningkatkan perkembangan otak, meningkatkan fungsi hati dan ginjal, serta masih banyak lagi manfaatnya,” tambahnya.

Untuk diketahui, dalam kegiatan ini, mahasiswa memanfaatkan daun kelor untuk diolah menjadi bahan makanan yang bisa dikonsumsi masyarakat, salah satunya diolah menjadi mie dan nugget.

Mahasiswa juga melakukan simulasi cara pembuatan mie kelor dan nugget kelor kepada masyarakat, agar dapat dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari.

Selain pembuatan mie dan nugget, mahasiswa melakukan simulasi pembuatan dendeng ikan, dimana ikan merupakan salah satu sumber nutrisi yang berasal dari pangan asal hewan.

Di akhir kegiatan, tim PKM menyerakan sejumlah alat dan bahan kepada masyarakat Desa Fatumonas sehingga bisa digunakan untuk mempraktekkan cara pengolahan pembuatan mie kelor, nugget kelor dan juga dendeng ikan.

Tim PKM Undana kali ini dikoordinator Dr. drh. Annytha I.R. Detha, M.Si dan anggota yang terdiri dari Ir. Grace Maranatha, M.Si; Dr. Magdarita Riwu, S.Farm.,M.Farm.,Apt; Sandra Clarissa Umbu Datta, S.I.Kom.,M.I.Kom.

Selain itu ada beberapa mahasiswa yang dilibatkan, diantaranya Emanuel Alfason, Roni R.R. Renggi, Elisabet Terru Leo, Florante M. Nenga, Maria M. Lis Sinarti, dan Elviani Adelia Detha. (*)