Kupang, KN – Pengurus Karang Taruna Kota Kupang, Senin 6 Juni 2022 memediasi setidaknya puluhan kader Karang Taruna yang tersebar di sejumlah kelurahan untuk mengikuti sosialisasi tentang strategi sukses dalam berwirausaha.
Kegiatan yang dikemas dalam diskusi santai di OCD Café pantai Lasiana, Kelurahan Lasiana-Kupang ini, dihadiri oleh Ketua Karang Taruna Kota Kupang, Stenly Boymau, Wakil Pimpinan Kantor Bank NTT Cabang Utama Kupang (KCU), Soleman Bissilisin, dan Ketua KADIN Kota Kupang, Djemy Lassa.
Dalam pengantarnya, Stenly Boymau menegaskan bahwa kader Karang Taruna sudah dipersiapkan untuk memberi solusi bagi persoalan-persoalan kemasyarakatan. Pandemi selama dua tahun menghantam sendi perekonomian bangsa, dan yang masih terus bergeliat adalah sektor mikro. Namun para pedagang ini membutuhkan stimulus untuk terus berkembang, sehingga Karang Taruna Kota Kupang berinisiatif membangun jejaring dengan pihak perbankan untuk memberi kemudahan dalam kredit.
“Kami dengar, Bank NTT menyediakan skim kredit Mikro Merdeka yang katanya tanpa agunan dan tanpa bunga. Kami ingin kader-kader kami memanfaatkan kesempatan baik ini sehingga melalui teman-teman pengurus kelurahan, mereka mengidentifikasi kader yang mau berusaha untuk hadir dalam sosialisasi ini,” ujar mantan pemred Jawa Pos Group itu.
Pihak perbankan menurutnya diundang hadir untuk menjelaskan secara detail mengenai mekanisme pengajuan dan cicilan ataupun top up bagi yang usahanya sudah berhasil dan mau melanjutkan pinjaman.
“Sesuai Permensos 25 tahun 2019 mengatur tentang fungsi Karang Taruna yakni memfasilitasi serta memediasi, selain sebagai wadah pengembangan potensi kepemudaan. Nah kita hadir untuk memfasilitasi kader yang mau memperbaiki kapasitas usahanya, dengan mempertemukan mereka dengan pihak bank. Silahkan ikuti sosialisasinyaa, jika cocok, bisa mengambil kesempatan ini,” tegas Stenly lagi.
Hal yang sama disampaikan Soleman Bissilisin yang adalah Wapimca KCU Kupang. Dia menaruh apresiasi atas upaya Karang Taruna yang sudah memfasilitasi kadernya untuk mau berusaha.







Tinggalkan Balasan