Kupang, KN – Setelah berakhirnya masa kepemimpinan Bupati Lembata Thomas Ola Langoday, tongkat estafet kini beralih ke Penjabat Bupati Lembata Marsianus Djawa.
Salah satu pejabat tinggi pratama pemerintah Provinsi NTT itu dipercayakan menjadi pemimpin di negeri Paus selama kurang lebih dua tahun ke depan.
Berjuta asa publik Kabupaten Lembata bertengger di pundak salah satu putra terbaik asal Kabupaten Nagekeo itu. Paling tidak, mimpi yang selama ini terkubur bisa terwujud dalam dua tahun lebih kepemimpinannya.
Berbagai mimpi dan harapan itu harusnya dijawab dalam kinerja dua tahun ke depan. Namun, komitmen untuk menjawab itu sudah terpatri di dalam sanubari Penjabat Bupati Lembata Marsianus Djawa.
Targetnya adalah melanjutkan program kerja Bupati dan Wakil Bupati Lembata. Yang belum tuntas akan segera diselesaikan.
“Jangan sesekali anda menghilangkan citra pendahulu anda karena tentu akan membahayakan diri anda,” kata Marsianus Djawa saat dilantik menjadi Penjabat Bupati Lembata, Minggu 22 Mei 2022.
Selain program Bupati dan Wakil Bupati Lembata, Marsianus juga akan mengeksekusi program pemerintah Provinsi NTT seperti TJPS (Tanam Jagung Panen Sapi), Pariwisata, Stunting, dan Peternakan yang menjadi prioritas pembangunan.
Ia mengaku sudah siap menjadi Penjabat Bupati Lembata, bahkan setelah dipanggil Gubernur pada tanggal 6 Maret 2022, dirinya mengaku siap menjalankan tugas tersebut.
“Secara pribadi saya siap. Bahkan setelah saya dipanggil bapak gubernur tanggal 6 Maret, mental saya sudah siap,” tegasnya.
Kepada awak media, Marsianus juga menyampaikan bahwa pada besok 24 Mei 2022, dirinya akan ke Lembata dan mulai bertugas di Kantor Bupati Lembata.
Marsianus mengajak semua pihak di Kabupaten Lembata untuk menjaga situasi menjelang Pemilu agar tercipta demokrasi yang baik.
“Dengan kerendahan hati, saya mengajak kita semua untuk bersama-sama menjaga iklim demokrasi kita agar tetap kondusif menyambut Pemilu 2024 nanti,” tandasnya. (*)