Sementara Dirut Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho saat itu menjelaskan peranan Bank NTT sebagai agen pembangunan tentu menjembatani program pemerintah secara baik.
“Sebagai salah satu agen of development yang menterjemahkan berbagai program pemerintah maka Bank NTT harus melakukan langkah cerdas. Beberapa hal sudah kami lakukan untuk selaras dengan OJK dan BI untuk regulasi maupun program. Baik itu terkait dengan stimulus dengan Pemerintah maupun Pemprov. Kita terus bekerja untuk aksesibilitas,” tegas Alex.
Kemudahan-kemudahan terhadap akses layanan perbankan mereka hadirkan, terutama dengan skim Kredit Mikro Merdeka, dengan tagline tanpa agunan, tanpa bunga dan bebas rentenir.
“Karena itu skim kredit Merdeka yang digagas oleh Pak Gubernur, kita bersama-ama dengan OJK dan Biro Ekonomi, bagaimana membebaskan UMKM kita dari belenggu rentenir. Inilah salah satu strategi yang jadi penopang bagi ekonomi di NTT,” tegas Alex. (Humas Bank NTT)







Tinggalkan Balasan