Rupanya karena Kredit Mikro Merdeka itulah, usahanya kini berhasil. Tak hanya dia, melainkan di pasar ini, terdapat 52 pedagang yang menjadi merchant QRIS.

Jumlah ini terus bertambah, karena ada tambahan 24 merchant baru yang diserahkan kode pembayaran QR-nya di hadapan gubernur.

Wahyudi sebagai ketua komunitas pedagang pasar, didaulat menerima secara simbolis merchant QRIS yang diserahkan oleh Bupati Flores Timur, Anthon Gege Hadjon.

Dalam sambutannya, Sekda Provinsi NTT, Benediktus Polo Maing memberi apresiasi kepada Bank NTT yang sudah menyulap pasar ini menjadi pasar digital. Baginya ini adalah sebuah loncatan prestisius yang harus diapresiasi.

“Dengan pola pembayaran modern ini, tentu tidak akan ada uang lusuh lagi. Saya bangga, karena Ibu Siti tadi sudah memberi testimoni luar biasa mengenai pola pembayaran yang mudah, yakni menggunakan QRIS. Karena itu saya ajak, mari kita semua masuk perkumpulan itu supaya kita berbelanja dengan menggunakan cara-cara yang lebih mudah,” tegas Ben Polo Maing.