Pandemi covid-19 menurutnya dapat menjadi momentum bagi koperasi untuk membuktikan kiprahnya sebagai penyangga perekonomian nasional.

“Koperasi dapat menjadi pahlawan ekonomi ditengah ketidakpastian ekonomi akibat pandemi yang telah berjalan kurang lebih dua tahun ini,” ujarnya.
Dia menambahkan transaksi perdagangan elektronik yang mengalami peningkatan selama pandemi juga menjadi tantangan tersendiri bagi koperasi, untuk bisa memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi melalui digitalisasi koperasi.

Menurutnya pemanfaatan teknologi informasi dapat memudahkaan bisnis koperasi untuk terhubung pada anggota dan mitra khususnya ditengah pembatasan yang diberlakukan sehubungan dengan pandemi covid-19.
Dia berharap RAT KSP Solidaritas ini dimaknai sebagai momentum yang tepat bagi seluruh badan pengurus dan anggota KSP Solidaritas utuk melakukan evaluasi tehadap segala aspek yang berkaitan dengan kondisi perkembangan koperasi bagi kesejahteraan seluruh anggotanya hingga saat ini.

Disamping itu pengurus dan anggota perlu memikirkan strategi, inovasi dan terobosan baru agar membuat lembaga tersebut terus eksis dan bertahan dalam masa persaingan global, terutama ditengah pembatasan-pembatasan akibat pandemi covid-19. Badan pegurus juga dituntut untuk berpikir dan bekerja lebih keras guna mengantar koperasi ini menuju taraf yang lebih sukses dan kompetitif.
Manajer Kopdit Solidaritas Cabang Kupang Kota, Yuliana Woro Mila, A.Md, selaku panitia dalam laporannya mengakui covid-19 yang belum kunjung selesai, memberikan dampak bagi pertumbuhan ekonomi global tak terkecuali Kopdit Solidaritas.