Ungkapan senada disampaikan Dominggu Hau, perwakilan dari keluarga Matias Tamelab di Kelurahan Mantasi. Menurutnya program bedah rumah yang menjadi prioritas Wali Kota Jeriko merupakan program jitu, yang melihat sampai pada hal-hal detail yang menjadi kebutuhan warga.

Rumah yang dulunya reot dan tidak layak huni kini menjadi jauh lebih baik. Ditambahkannya, program yang sangat baik ini telah menjalin ikatan emosional antara Wali Kota Jeriko dengan warga.

Bukan hanya warga penerima bantuan bedah rumah, tetapi juga warga sekitar yang turut berbahagia karena sesama saudaranya telah ditolong. Karena itu mereka mendukung penuh agar Jeriko terus menjadi pemimpin di Kota Kupang.

Daniel Libing, perwakilan dari keluarga Satrio Hendrik Djami di Kelurahan Manutapen mengakui rumah adalah kebutuhan mendasar warga. Karena itu, menurutnya bantuan bedah rumah ini akan tercatat dengan tinta emas dan sulit dilupakan oleh semua orang.

“Masa jabatan Bapa akan berakhir, tapi karya Bapa tidak akan berakhir,” ungkapnya.