“Seiring diskusi yang dilakukan, ternyata banyak sekali hal yang kami pelajari dari Bank NTT. Salah satunya Smart Branch System (SBS), kearsipan, dan masih banyak lagi yang kami pelajari,” ujar Andryani kepada wartawan di Lantai V Bank NTT, Rabu 9 Februari 2022.
Ia menjelaskan, Bank NTT dipilih sebagai tempat studi banding karena direkomendasikan langsung oleh Direksi Bank Sulselbar sejak tahun 2021 lalu.
Menurut Andryani, Bank NTT telah berinovasi dengan pesat. Salah satunya adalah dengan penggunaan sistem digital yang berhasil diterapkan di Smart Branch KCU dan KCK.
“Kami pilih Bank NTT karena memiliki kemiripan profil bank. Selain itu modal dan aset yang dimiliki tidak jauh berbeda. Tetapi kami ingin belajar terkait perkembangan teknologi yang dimiliki Bank NTT. Itu yang menjadi alasan kami memilih Bank NTT sebagai tempat studi banding,” terangnya.
Andryani mengaku kaget dengan perkembangan Bank NTT. Pihaknya sama sekali tidak menyangka bahwa Bank NTT punya teknologi digital yang sangat efektif dan efisien dalam melayani nasabah.





Tinggalkan Balasan