Kupang, KN – Sejumlah pengurus PT. Bank Sulselbar melakukan studi banding ke PT. Bank NTT untuk belajar digitalisasi Smart Branch, serta inovasi lain yang sedang dilakukan oleh Bank NTT.

Fokus yang menjadi obyek studi Bank beraset Rp60 Triliun itu adalah digitalisasi Smart Branch Bank NTT, yang saat ini diterapkan di 2 kantor cabang yakni Kantor Cabang Khusus (KCK) dan Kantor Canang Utama (KCU).

Plt. Pemimpin Divisi Digitalisasi dan Layanan Bank Sulselbar Andryani mencoba menggunakan layanan digital di Kantor Cabang Khusus Bank NTT (Foto: Ama Beding)

Smart Branch sendiri merupakan ide atau gagasan Direktur Utama (Dirut) Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho. Setelah dilantik menjadi Dirut Bank NTT, Alex Riwu Kaho fokus untuk menciptakan layanan perbankan berbasis digital. Hasilnya, Bank NTT telah sukses menerapkan pelayanan berbasis digital di Kantor Cabang Khusus dan Kantor Cabang Utama.

Plt. Pemimpin Divisi Digitalisasi dan Layanan Bank Sulselbar Andryani mengatakan, pihaknya datang ke Bank NTT untuk studi banding dan belajar Digital Smart Branch, serta fasilitas lain yang diberikan oleh Bank NTT kepada nasabah.