Ia menegaskan kejadian tersebut tidak akan terulang lagi sebab kantor desa bukanlah tempat untuk berpesta apalagi pesta miras

“Diharapkan, kejadian ini menjadi pelajaran kedepannya dan juga bahan reflektif bagi kepala desa juga aparat desa lainnya. Tidak boleh menjadikan kantor tempat karaoke dan bermabuk – mabukan miras seperti yg diberitakan,” tegas Boni

Meski demikian ia pun meminta kepada Pemkab Manggarai melalui Dinas PMD untuk terus memberikan sosialisasi atau pencerahan baik kepala desa maupun stafnya bahwa pentingnya diberi materi untuk penguatan kapasitas terhadap mereka

“Penting Dinas PMD melakukan kegiatan penguatan kapasitas bagi kades dan seluruh aparat desa. Katakan ada bimbingan teknis, dimana materinya berbicara tentang fungsi kantor sebenarnya,” ujarnya.

Sebab, kata Boni, Kadang memang ada kepala desa lain yang melayani masyarakat di rumah pribadinya disaat masih jam dinas. Aparat desa juga masuk dan keluar kantor tidak karuan. Semaunya aja. Hal-hal seperti itu yang harus ditata lagi ke depannya.