Selain melaksanakan aksi damai, massa juga melarang kegiatan Partai Demokrat NTT, sampai AHY memberikan klarifikasi terkait keputusannya mengapa memilih Leonardus Lelo.

Sementara itu, Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto mengingatkan, agar setiap tindakan atau gagasan para simpatisan harus tetap mematuhi hukum yang berlaku.

“Saya katakan tadi, mari kita sama-sama menjaga perdamaian di NTT ini. Mari kita bergandeng tangan untuk saling membangun, dan perlu diperhatikan bahwa negara kita adalah negara hukum,” jelasnya.

Ia berharap para simpatisan dalam melaksanakan aksinya tetap berpatokan pada aturan hukum yang berlaku.

“Setiap kegiatan, setiap perbuatan dan aktivitas untuk masyarakat tentunya harus didasarkan pada aturan-aturan hukum,” pungkasnya. (*)