Ditambahkannya bahwa olahraga prestasi adalah sebuah industri masa kini untuk memajukan perekonomian nasional maupun daerah, oleh karena itu olahraga dapat mendatangkan uang maupun keuntungan bagi suatu daerah. Hal ini menjadi positif ke depan agar pembiayaan olahraga tidak hanya bergantung kepada pemerintah, namun dapat membiayai olahraga itu sendiri. Lebih lanjut Wagub menjelaskan dengan adanya even-even olahraga di daerah dapat merangsang pengelola UMKM-UMKM dan industri perhotelan yang dengan kreativitasnya memperoleh keuntungan dari kegiatan tersebut.

“Tugas KONI adalah memperhatikan dan meningkatkan olahraga prestasi menjadi sebuah industri olahraga yang menghasilkan dan memajukan perekonomian, karena dengan memajukan perekonomian maka kesejahteraan atlet-atlet kita akan tercapai. Dengan demikian KONI tidak lagi meminta uang ke pemerintah namun dapat membiayai organisasi itu sendiri atau bahkan dapat memberikan sumbangsih ke pemerintah,” jelas Wagub.

Musorkot ini juga dihadiri oleh Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Kupang, Yanuar Dally, SH. M.Si., Plt. Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Kota Kupang, Ignasius Repelita Lega, SH., Sekretaris KONI Kota Kupang, Drs. Dumuliahi Djami, M.Si., dan para pengurus cabang olahraga. (PKP_chr)