Kupang  

Wujudkan Revolusi 5P, Bupati Kupang Tanam Kelapa dan Kurma di Pantai Teres

Bupati Kupang bersama DPRD dan unsur Forkopimda tanam anakan Kelapa (Foto: Pkp Kabupaten Kupang)

Oelamasi, KN – Pemerintah Kabupaten Kupang di bawah kepemimpinan Bupati Drs. Korinus Masneno dan Wakil Bupati Jerry Manafe benar-benar fokus untuk mewujudkan program Revolusi 5P.

Program ini merupakan sebuah gerakan revolusioner untuk mewujudkan pembangunan dalam sektor pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, dan pariwisata.

Dalam rangka mewujudkan program Revolusi 5P, Bupati Kupang bersama jajaran dan masyarakat melakukan penanaman Kelapa dan Kurma di Pantai Teres, Jumat 14 Januari 2021.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua dan anggota DPRD, unsur Forkopimda, serta para pimpinan OPD lingkup Kabupaten Kupang.

Dalam sambutannya Bupati Kupang Korinus Masneno menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan tanam Kelapa dan Kurma tersebut.

Menurutnya, program Revolusi 5P merupakan upaya revolusioner untuk membangun ekonomi rakyat sesuai dengan potensi yang ada di masyarakat.

“Kalau kita membangun pabrik motor dan sepeda di sini, tentu bukan keahlian dan bidang yang dikuasai masyarakat. Karena itu Revolusi 5P hadir untuk membangun sektor unggulan seperti pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan-kelautan dan pariwisata,” kata Bupati Masneno.

Sejauh ini pemerintah dan DPRD Kabupaten Kupang telah merancang grand design pembangunan selama 5-10 tahun ke depan.

Diharapkan grand design tersebut memberikan dampak luar biasa bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kupang.

Bupati Kupang Korinus Masneno menjelaskan, di bidang perkebunan pemerintah terus mendorong masyarakat untuk menanam Lamtoro, Kelapa dan komoditi lainnya.

“Diharapkan tanaman ini akan memberikan hasil yang luar biasa bagi peningkatan taraf hidup dan ekonomi masyarakat di Kabupaten Kupang, dan tentunya juga akan dinikmati oleh anak cucu kita,” ujarnya.

BACA JUGA:  PKK dan DWP Kota Kupang Promosi Motif Tenun Sepe

Ia menambahkan, pemerintah Kabupaten Kupang juga akan mendatangkan komoditi Kelapa Hijau dari Bali. Pemerintah telah menyiapkan 15.000 anakan untuk ditanam di lokasi wisata Pantai Teres dan Fatubraun.

“Kelapa ini dapat berbuah dalam kurun waktu 2,5 tahun hingga 5 tahun. Jumlahnya bisa mencapai 80 buah per pohon. Sehingga dalam kurun waktu yang tidak terlalu lama kita dapat memetik hasilnya dan bahkan bisa dijual untuk menambah penghasilan keluarga,” ungkap Bupati Masneno.

Terkait penanaman Kurma, Bupati Kupang mengaku terinspirasi dari Uskup Agung Kupang yang selalu menyajikan Kurma setiap kali melakukan pertemuan dengan tamu.

Menurut Bupati Masneno, Kurma hanya bisa hidup di daerah tropis, sehingga pihaknya mendatangkan Kurma dari Arab dan Israel untuk ditanam di Amarasi.

“Siapa tahu bisa hidup dan dikembangkan di Amarasi karena mempunyai daya jual yang bernilai ekonomi tinggi,” tandasnya.

Bupati Masneno berharap agar ekonomi masyarakat Kabupaten Kupang bisa berkembang, melalui program Revolusi 5P.

“Jika 1 KK saja memiliki lahan lamtoro 1 Ha ditambah rumput odot, kita bisa memelihara 5 ekor sapi. Maka dalam 6 bulan pemeliharaan dan sapinya dijual dengan keuntungan per ekor Rp2,5 juta saja, maka akan menghasilkan keuntungan Rp12,5 Juta. Jika dibelikan beras, maka akan dapat lebih kurang 24 karung besar yang cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga tersebut,” tutup Bupati Masneno. (Pkp Kab. Kupang)