“Karena, apakah benar, pembunuhan itu dia lakukan sendiri. Dan tentunya, harus juga dikaitkan dengan bukti fisik dari kedua jenaza,” jelasnya.
Dia menerangkan, pihaknya sangat yakin, bahwa penyidik sudah mengetahui dan mengantongi bukti fisik kedua jenaza. Dan yang dilakukan tersangka dalam rekonstruksi harus sinkron dengan keadaan jenaza.
“Karena kami sangat ragu saat eksekusinya. Karena adegan yang diperagakan itu hanya mencekik, tidak ada adegan lain,” tutup Jack Manafe. (*)
Halaman







Tinggalkan Balasan