Sementara itu Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro menyampaikan, konektivitas Jawa Timur dan NTT akan semakin terbuka sebagai salah satu pusat ekonomi baru yang mempunyai sentra kerajinan, pariwisata, industri kreatif dan pertumbuhan sektor lainnya.

Dijelaskannya dalam rangka momentum dan menjelang Hari Penerbangan Nasional yang diperingati setiap 7 Desember, Lion Air membuka rute dan destinasi baru penerbangan penumpang berjadwal langsung dari Surabaya melalui Bandar Udara Internasional Juanda di Sidoarjo, Jawa Timur (SUB) ke Bandar Udara Internasioal Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (LBJ).

Pilihan jadwal penerbangan terbaik merupakan fokus utama Lion Air dalam menjawab permintaan para penumpang antar destinasi (Surabaya dan Labuan Bajo) di jaringan domestik, dan bagian upaya dalam meningkatkan tren permintaan perjalanan udara serta mengembalikan kepercayaan bahwa terbang itu aman, sehat dan menyenangkan.

“Lion Air mengucapkan terima kasih atas kerjasama dan koordinasi yang baik dari pemerintah daerah Kabupaten Manggarai Barat, regulator, pengelola bandar udara, pengatur lalu lintas udara AirNav Indonesia, UPBU Komodo, serta berbagai pihak terkait lainnya, sehingga penerbangan perdana Lion Air dapat berjalan lancar,” kata Danang

Danang menegaskan Lion Air optimis, ketersediaan rute penerbangan Lion Air akan mengakomodir kebutuhan calon penumpang khususnya masyarakat di Kabupaten Manggarai Barat dan sekitarnya dalam rangka mendukung pemulihan ekonomi termasuk sektor pariwisata di daerah ini,” ungkap Danang

Lion Air Group tetap menerapkan semua ketentuan penerbangan yang berlaku selama masa waspada pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Hal ini sesuai rekomendasi aturan dari regulator serta komitmen Lion Air Group beroperasi senantiasa mengedepankan faktor keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan (safety first) serta dijalankan sebagaimana pedoman protokol kesehatan. (*)