Sekda Obet Laha dalam sambutannya menyampaikan bahwa pandemi virus corona yang kita alami di tahun 2020 hingga saat ini, banyak mempengaruhi kehidupan perekonomian, di mana kegiatan pemberdayaan masyarakat dan kegiatan fisik tidak bisa terlaksana di masyarakat.
“Jika ada kegiatan di masyarakat dalam skala kecil, ini juga yang dilakukan TP PKK Kabupaten Kupang pada tahun 2020 sampai 2021, di mana program desa model sudah dilaksanakan di 24 Kecamatan pada 24 Desa dalam bentuk pemberian alat tenun dan benang serta uang Rp5.000.000 tiap desa untuk kelompok tenun/TP PKK Desa,” ungkap Obet Laha.
Sekda Obet Laha juga berharap peran serta TP PKK Kabupaten Kupang dan 24 TP PKK Kecamatan untuk ikut ambil bagian mencegah stunting di Kabupaten Kupang.
“Kita tahu bahwa kader PKK juga kader Posyandu yang melayani kesehatan ibu dan anak, pemberian makanan tambahan, juga sosialisasi pola asuh anak yang baik dan pemberian makanan bergizi. Maka Pemda mengajak TP PKK Kabupaten Kupang, Kecamatan dan Desa untuk bekerja sama guna menekan stunting di Kabupaten Kupang,” tandasnya.
Turut hadir mendampingi Wakil Ketua II TP PKK Kabupaten Kupang Rutchek Dethan-Laha, Plt. Asisten Administrasi Umum Sekda Kabupaten Kupang Novita Foenay, Para Pimpinan OPD yang bermitra dengan PKK salah satunya Kadis PMD Charles Panie, dan Kabag Umum Jhon Sulla serta para anggota PKK Kabupaten Kupang dan PKK Kecamatan. (Pkp_Kupang/Nicky)







Tinggalkan Balasan