Potensi penurunan tarif listrik tersebut tentu akan meringankan beban subsidi Negara ke PLN.
“Manakala proyek ini kita laksanakan maka, dapat terjadi efisiensi dari sisi keringanan beban sudsidi Negara ke PLN,” ungkap Gubernur Laiskodat
Gubernur VBL juga menambahkan bahwa pembangunan ini juga diharapkan dapat mendukung pencapaian target bauran energi baru terbarukan Indonesia sesuai dengan Paris Agreement 2015 yang ditandatangani Presiden Joko Widodo.
“Dengan demikian, NTT dapat menjadi pionir dalam pengembangan green economy sesuai dengan arahan Bapak Presiden Joko Widodo,” ungkap Gubernur Viktor
Sementara itu, komitmen tersebut disampaikan dalam pertemuan oleh Bambang S selaku Direktur Utama PT GSE dan William Zhou selaku VP International Business Sungrow.
“Dalam pertemuan hari ini, prinsipnya kami berkomitmen untuk pembangunan panel surya yang akan menyerap sinar matahari dengan menggunakan battery storage, berikut dengan kabel transmisi bawah laut yang akan terhubung dengan sistem jaringan listrik Bali dan Nusa Tenggara,” jelas Bambang.



Tinggalkan Balasan