“Kegiatan tatap muka sudah bisa berjalan karena kami percaya suster (kepala sekolah) dan para pelajar dapat mengatur semuanya sesuai dengan protokol kesehatan,” tutur Bupati Hery.
Di sisi lain, ia menyampaikan bahwa sudah ada aturan dari Dinas Pendidikan terkait uji coba proses pembelajaran tatap muka terbatas. Namun dijelaskannya, bentuk yang dibuat masih akan terus dievaluasi sesuai dengan kondisi lapangan saat proses belajar mengajar tatap muka dilaksanakan.
“Bentuknya belum sempurna, karena harus menyesuaikan dengan kondisi-kondisi di lapangan. Karena itu, menjadi penting agar penyelenggara pendidikan dapat memastikan pendidikan tetap berjalan, kesehatan tetap berjalan, anak-anak kita pintar, tetapi juga tetap sehat,” ucap Bupati Hery.
Setelah menutup sambutan, Bupati Hery membuka pelaksanaan vaksinasi secara simbolik yang ditandai dengan pemukulan gong.



Tinggalkan Balasan