Menurutnya, berdasarkan pantauan di lapangan, masih banyak masyarakat Ende, khsusnya anak-anak yang mengabaikan Protokol Kesehatan (Prokes) ketika berada di areal publik.
“Sehingga kampaye yang kami lakukan hari ini, setidaknya dapat menyadarkan mereka, bahwa menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) merupakan hal penting bagi kesehatan pribadi maupun orang lain,” ungkapnya.
Dia menjelaskan, anak-anak merupakan generasi penerus bangsa yang akan melanjutkan pembangunan, baik di sektor Sumber Daya Manusia (SDM), maupun pada sektor lainnya, demi memajukan indonesia dan bersaing secara global dengan bangsa lain.
“Jadi peran orang tua sangat penting untuk menggingatkan anak-anak mereka, sehingga taat kepada protokol kesehatan yang telah dianjurkan oleh pihak pemerintah,” tegas Marianus.
Selain mengkampanyekan Protokol Kesehatan (Prokes), FORAKEN juga membagikan sejumlah Alat Pelindung Diri (APD) bagi masyarakat dan anak-anak di Kabupaten Ende.
“Seperti masker, hand sanitizer, serta brosur terkait Protokol Kesehatan COVID-19,” jelasnya.





Tinggalkan Balasan