Satu hal yang perlu diingat lagi bahwa tim atau komposisi kepengurusan ini sangat kompak. Mereka adalah pelaku-pelaku bola yang sudah lama saling kenal. Sehingga dalam kepengurusan nanti, koordinasi kerja antara ketua, wakil ketua, exco dan pengurus di tingkat bawah akan sejalan.
Dengan demikian, tidak akan ada lagi keputusan organisasi yang akan dibuat sepihak atau ada one man show dalam kepengurusan.
“Bagi kami, kalau kita semua sepakat agar sepakbola NTT bisa lebih maju di kancah nasional, sekarang saatnya. Kita berikan pada mereka yang tepat, mereka yang berkompeten dari semua bidang. Semua sepakat, sepakbola NTT Harus berubah,” pungkasnya.
Untuk diketahui, kecintaan Fary Francis terhadap dunia sepak bola tidak perlu diragukan lagi. Berbagai prestasi dalam membina sepak bola di Nusa Tenggara Timur patut diacungi jempol.
Sekolah Sepak Bola Bintang Timur Atambua, menjadi bukti bahwa Fary Francis tak hanya bermimpi, namun ia berkarya secara nyata, membangun optimisme dan skill pecinta sepakbola sejak usia dini.



Tinggalkan Balasan