Kupang, KN – Sekelompok warga mengambil paksa jenazah di Rumah Sakit (RS) Siloam Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), lantaran tidak terima keluarganya meninggal divonis COVID-19.
Peristiwa itu sempat terekam salah satu kamera milik masyarakat dan menjadi viral di media sosial, Rabu 21 Juli 2021.
Dalam video amatir berdurasi 30 detik itu, keluarga tampak memikul jenazah tanpa Alat Pelindung Diri (APD) menuju ke salah satu mobil Pick Up yang sudah parkir menunggu di depan RS Siloam.
Kondisi tersebut menyita perhatian publik, termasuk masyarakat Kota Kupang yang melintasi di jalan tersebut. Mereka berhenti dan menyaksikan langsung peristiwa itu.
Kejadian itu mengakibatkan arus lalu lintas di ruas jalan depan Rumah Sakit Siloam Kupang sedikit mengalami kemacetan.
Salah satu pihak keluarga, dengan tegas melarang pihak manapun, termasuk Satgas COVID-19 Kota Kupang, untuk tidak boleh menyentuh dan mengambil kembali jenazah keluarganya.
“Sonde (tidak, red) boleh ada yang sentuh. Sonde boleh. Bawa pulang, bawa pulang,” ujarnya dalam dialek bahasa Kupang, sambil menangis histeris.





Tinggalkan Balasan