Meski ada peningkatan pembiayaan hingga Rp10 juta, tetapi pelaku UMKM wajib memenuhi syarat, yaitu mengajak orang lain untuk bergabung, dan siap dibina oleh Bank NTT untuk mengembangkan usahanya.
“Itu desain yang sedang kita kembangkan, sehingga teman-teman kita di desa maupun UMKM yang membutuhkan perhatian, akan segera kita biayai menggunakan kredit Merdeka Bank NTT,” jelas Paulus Stefen Messakh.
Selain memberikan dukungan lewat Kredit Merdeka, Bank NTT juga akan memfasilitasi pendaftaran atau sertifikasi Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) dan Indikasi Geografis (IG) bagi UMKM yang ada di Provinsi NTT.
Direktur Pemasaran Kredit Bank NTT mengambil contoh Desa Compang Todo di Kabupaten Manggarai yang merupakan desa binaan Bank NTT. Di Desa tersebut, ada Dekranasda dan para pelaku UMKM yang akan dibantu oleh Bank NTT bekerja sama dengan Kemenkum HAM, agar mereka bisa memperoleh sertifikat HAKI.
“Usaha mereka adalah tenun, maka kita akan membantu proses sertifikasi HAKI kepada mereka,” ujar Direktur Pemasaran Kredit, Stefen Messakh.





Tinggalkan Balasan