Menurut Alex Riwu Kaho, pengurangan konsumsi gula kristal juga merupakan salah satu upaya untuk mengurangi sampah plastik. Sehingga pengunjung yang datang ke Kabupaten Belu bisa merasa nyaman dan sehat.
“Itu yang nanti akan dikoordinasikan dengan Camat, agar daerah wisata ini bisa memberikan daya tarik, dan dapat direkomendasikan kepada orang lain untuk datang ke sini. Karena tersedia layanan yang standar dan memadai,” jelasnya.
Kata Dirut Alex Riwu Kaho, NTT memiliki potensi alam yang sangat strategis, sehingga semangat untuk membangun NTT, khususnya Kabupaten Belu di sektor pariwisata tidak boleh padam karena pandemi Covid-19.
“Karena hampir semua mengalami hal ini. Sehingga kita perlu langkah cerdas yang mampu dilakukan untuk keluar dan beradaptasi dari Covid-19. Maka, kita perlu menaati protokol kesehatan,” jelasnya.
“Tuntutan teknologi justru membuat kita harus mampu memiliki langkah-langkah yang cerdas. Oleh karena itu, dalam rangka HUT Bank NTT ke-59, tagline kita adalah “Super Smart Bank Menuju NTT Maju,” sambung Riwu Kaho.





Tinggalkan Balasan