“Kalian berada pada era kompetisi yang ketat. Sehingga kegiatan ini bukan untuk saling menjatuhkan lawan, tetapi untuk menghasilkan manusia yang mampu berkompetisi dalam pengembangan diri,” tegasnya.
Menurutnya, untuk menghadapi era disrupsi dalam hal pembelajaran, mahasiswa dituntut wajib memiliki empat ketrampilan. “Yaitu trampil berkomunikasi, berpikir kritis, kretif dan berkolaborasi,” ucap Mikhael.
Dengan diselenggarakan lomba debat, Mikhael berharap kepada semua peserta untuk dapat bersaing dengan
peserta lainnya, sehingga akan menjadi lulusan terbaik dari PGSD Unika St. Paulus Ruteng.
Untuk diketahui, peserta yang terdaftar mengikuti lomba sebanyak 36 orang, yang dibagi dalam 12 group. Setiap group memiliki 3 anggota.
Peserta yang hadir sebanyak 30 orang dari 10 group, sementara 6 peserta dari dua group lainnya tidak hadir dan dinyatakan gugur.
Semua peserta lomba merupakan utusan dari kelas masing-masing, mulai dari tingkat satu sampai tingkat tiga.
Pantauan media, sebanyak 8 kelompok telah melaksanakan lomba debat dengan tema yang berbeda-beda. Sementara sisa dua kelompok lainnya akan dilanjutkan besok, sebagai penentu untuk masuk babak final.





Tinggalkan Balasan