Sementara Motion Capture Indonesia merupakan sebuah production company yang aktif berkarya dan memproduksi film, tayangan iklan (TVC & PSA), dokumenter, motion graphic animation dan production support.
“Jadi Film ini bukanlah cerita kepahlawanan. Bukan cerita yang menggurui. Tetapi film ini bercerita mengenai manusia, alam, dan hubungan di antara mereka,” ujar Catharina Dwihastarini dalam siaran Pers yang diterima media ini, Selasa 18 Mei 2021.
Sutradara film Sejengkal, Arie Oramahi mengucapkan terima kasih dan berharap film pendek yang akan ditayangkan dapat disambut baik oleh masyarakat.
“Saya harap film ini dapat diterima sebagai bentuk cinta saya kepada sebuah pulau kecil yang sangat indah di ujung timur Indonesia, dan masyarakatnya yang telah begitu baik menerima saya layaknya keluarga mereka sendiri untuk bisa berkarya dan bercerita.” ujar Arie Oramahi.
Sutradara Arie Oramahi, merupakan salah satu co-founder Motion Capture Indonesia. Sejak tahun 2004, Arie telah menangani berbagai proyek audiovisual, diantaranya dokumenter, iklan, serta profile video.
Tahun 2016, Arie memasuki dunia film naratif dengan memproduseri film pendek berjudul Good Boys Go to Heaven yang kini tayang di aplikasi GoPlay Indonesia.
Pada tahun 2019 Arie terlibat dalam sebuah produksi feature film kolaborasi tiga negara (Belanda, Belgia dan Indonesia) sebagai asisten sutradara.
Di tahun 2020, sebelum menyutradarai film Sejengkal (A Little Twist), Arie memulai debutnya sebagai sutradara di sebuah film pendek berjudul Rumah, di mana sepanjang produksi filmnya, semua kegiatan dikerjakan dari rumah masing-masing.
Untuk diketahui, sejak tahun 2002, tanggal 21 Mei ditetapkan oleh PBB sebagai Hari Keragaman Budaya untuk Dialog dan Pembangunan Sedunia yang diawali dengan Deklarasi Universal tentang Keragaman Budaya yang dikeluarkan oleh UNESCO.
Penetapan hari ini bertujuan untuk mengingatkan masyarakat global agar selalu menghargai dan melestarikan kekayaan budaya yang ada di seluruh pelosok dunia, termasuk di Indonesia.
Perbedaan budaya diharapkan dapat dihargai sebagai sumber kekayaan, bukan perpecahan. Dengan demikian, Hari Keragaman Budaya untuk Dialog dan Pembangunan Sedunia juga dicetuskan agar dialog antarbudaya tercipta, sehingga masyarakat dapat saling memahami, hidup berdampingan dalam damai, serta bekerja sama untuk meningkatkan pembangunan dan memajukan diri bersama-sama.*







Tinggalkan Balasan