Aksi Pankrasius ternyata disambut dengan amukan pelaku, yang sontak mengayunkan parang hingga Pankrasius mengalami luka serius di bagian tangan dan leher.
“Saya yang dalam keadaan panik akhirnya berteriak minta tolong. Akhirnya datang orang-orang melerai dan mengambil parang dari tangan pelaku,” ucap Nardi.
Usai kejadian tersebut, Nardi bersama adiknya langsung bergegas ke Polsek Waelengga untuk melaporkan kejadian tersebut.
Sampai di Kantor Polisi, anggota yang bertugas langsung mengarahkan mereka ke Puskesmas Waelengga agar adiknya segera mendapatkan pertolongan.
“Petugas Medis langsung menangani luka pada adik saya. Petugas mengarahkan kami untuk tetap melakukan Visum di Puskesmas Borong. Polisi akhirnya membuat permintaan Visum di Puskesmas Borong,” tutur Nardi.
Selanjutnya pada hari ini, pukul 08:30 wita, korban Pankrasius Jaya melakukan visum di Puskesmas Borong. Turut hadir, anggota kepolisian dari Polsek Waelengga yang mendampingi Korban saat visum.
Sementara pelaku akhirnya berhasil diringkus untuk diamankan sesaat setelah korban menjalani visum.*





Tinggalkan Balasan