Kupang, KN – Manajer Runner Up 2 Miss Indonesia, Vanessa Wijaya Ingga Mariana memberikan komentar terkait somasi, yang dilayangkan oleh Herman Klau bersama korban penipuan lainnya di NTT.

Menurut Ingga, pihaknya tengah berupaya meminta bantuan Ibu Gubernur terkait surat somasi yang dilayangkan salah satu korban atas nama Herman Klau, sejak 13 Maret 2021 lalu itu.

Sayangnya, Ingga enggan menyebutkan Ibu Gubernur siapa yang dimaksud dalam pernyataannya tersebut.

“Masalah ini nanti akan dibantu oleh Ibu Gubernur. Banyak banget. Banyak kisruh yang lain-lain juga kan, jadi nanti aja yah,” ujar Ingga saat dihubungi wartawan, Rabu 21 April 2021.

Dia menjelaskan, sebelumnya Nadia Riwu Kaho telah melakukan klarifikasi di salah satu akun You Tube, dan menegaskan bahwa tidak terlibat dalam dugaan penipuan dengan modus pelelangan kedaraan murah.

“Itu kan sudah dijelasin tu, by YouTube. Nanti aku kasih linknya yah,” jelas Ingga sambil mematikan ponselnya.

Sebelumnya, Runner Up 2 Miss Indonesia, Tenga Aramita Nadia Riwu Kaho terancam dilaporkan ke polisi oleh Herman Klau, korban penipuan pelelangan kendaraan murah yang ditawarkan Nadia dengan mecatut nama statiun TV RCTI.

Menurut Herman, pasca surat somasi yang dilayangkan, pihaknya sejak 13 Maret 2021 lalu, hingga sekarang sama sekali tidak digubris oleh Nadia Riwu Kaho.

“Sejauh ini tidak ada respon dari mereka. Sejak mereka terima somasi, mereka tidak pernah Wa dan telpon lagi,” ucap Herman kepada wartawan melalui pesan WhatsApp, Rabu 21 April 2021.

Dia menjelaskan, surat somasi tersebut merupakan sebuah upaya baik dari pihaknya, agar Nadia beritikad baik untuk segera mengembalikan uangnya dan sejumlah korban lainnya di Malaka.

“Somasi itu untuk 14 hari kalender dan berakhir 27 April 2021. Jika tidak dikembalikan uangnya, akhir april atau awal Mei kami tempuh jalur hukum, baik pidana maupun perdata,” tegas Herman Klau.

Kasus dugaan tindak penipuan yang dilakukan Runner Up II Miss Indonesia, Tenga Aramita Nadia Riwu Kaho terhadap puluhan korban di Nusa Tenggara Timur semakin gencar dan beredar luas di berbagai kalangan masyarakat.