Sementara Kepala BI Perwakilan NTT, I Nyoman A. Atmaja mengatakan, target penjualan tenun NTT berkisar Rp 1,2 miliar. Sehingga dengan banyaknya promosi, diharapkan mampu terjadinya penjualan secara online.
“Caranya gampang. Tinggal klik www.exotenunfes.com dan langsung memilih produk, maka secara otomatis terhubung dengan shopee sebagai e-commerce tempat terjadinya transaksi,” kata Nyoman.
Jika ada yang mau membelinya secara offline, bisa langsung datang membelinya di Gedung Dekranasda Provinsi NTT dan beberapa Dekranasda Kota/Kabupaten lainnya di NTT.
Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia yang terus menerobos kondisi yang terbatas dengan langkah-langkah cerdas dan adaptif untuk mengajak masyarakat memasuki era new normal yang mempertemukan UMKM dengan platform e-commerce.
Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka melestarikan dan menguatkan identitas tenun NTT sebagai salah satu warisan budaya Indonesia serta mendukung program Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI)dan Karya Kreativitas Indonesia (KKI) Bank Indonesia bersama Dekranasda NTT.





Tinggalkan Balasan