“Kami berterimakmasih kepada Bank NTT atas ide mulia ini. Kemarin kami sudah periksa 30-an orang, namun hanya belasan saja yang bisa dilakukan donor plasma hari ini karena beberapa sebab. Bahwa pendonor plasma ini tidak semua bisa, melainkan diambil sample-nya dulu, dianalisa dan setelah oke barulah didonor,” ucapnya.

Ketua REI NTT, Bobby Pitoby, sebagai salah satu pendonor, menegaskan bahwa aksi kemanusiaan tersebut adalah sebuah gagasan yang sangat mulia dari Bank NTT.

“Ini satu gagasan yang luar biasa. Terutama bagi mereka yang sedang menderita, tentu butuh perhatian dan plasma ini sangat membantu. Tapi tidak terlepas dari itu, donor darah ini masyarakat umum masih sangat membutuhkannya,” ungkap Bobby Pitoby.

“Tentu kita sangat mendukung ide bagus ini. Bagi saya, ini niat yang mulia. Ini sebuah hal yang baik. Saling mendapat benefit. Karena yang memberi pun tubuhnya semakin sehat karena ada peremajaan darah. Sedangkan yang menerima pun menerima manfaatnya,” tandasnya.*