Kupang, KN – Fenomena penemuan ikan unik yang menghebohkan masyarakat Desa Papela, Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao, NTT, beberapa hari lalu ditanggapi pengamat.
Akademisi Universitas Kristen Arta Wacana Kupang, Alfred G.O. Kase, SPi, MSi, Ph.D mengatakan, diduga ikan tersebut belum cukup umur untuk dilahirkan, karena ditemukan di dalam tubuh induknya.
Apalagi, kondisi ikan lainnya yang ditemukan dalam tubuh induknya dalam kondisi normal.
“Anak ikan lainnya normal, hanya satu saja yang aneh. Dugaannya dia belum cukup umur, makanya cacat. Apalagi ditemukan setelah tubuh induknya dibelah,” ungkapnya seperti dilansir dari Metrobuananews, Rabu 24 Februari 2021.
Ia menjelaskan, hal yang sama juga terjadi pada anak ayam atau binatang lainnya. Jika belum cukup umur, biasanya berbeda dengan lainnya.
Meski demikian, menurut dia, analisa tersebut harus membutuhkan pembuktian lebih lanjut.
Alfred Kase juga menuturkan, cara reproduksi jenis ikan hiu adalah Ovovivipar yang menghasilkan dan menyimpan telurnya di dalam tubuhnya. Telur itu akan dilahirkan setelah masa inkubasi.





Tinggalkan Balasan