“Seni itu mengabadi dalam ruang dan waktu. kreatifitas yang harus dihidupkan dimasa sekarang dan akan datang. kami mau katakan kepada bangsa ini bahwa, kami anak Lembata tidak akan mati memberikan yang terbaik buat bangsa ini, khususnya Kabupaten Lembata,” ujar Vu’u Dellos

Katanya, Film pendek Bajo merupakan spirit baru bagi generasi muda Lembata untuk terus berkarya dan berkreasi. sehingga film Bajo menjadi salah satu dari sekian banyak jawaban atas apa yang dirasakan dalam kehidupan sosial, budaya, ekonomi dan politik yang terjadi saat ini.

“Film ini menjadi spirit dan kreatifitas bagi generasi muda Lembata ditengah situasi pandemi. jangan karena covid-19 kita tidak kreatif,” papar Dellos

Selain itu, kata dia, syarat pesan dan makna dari film Bajo adalah sebuah suku yang menjadi bagian dari Lembata yang terlupkan. “Jadi jangan lupa saksikan,” tandasnya.

Sementara Director Film Bajo, Yohanes Matheus Laga Making menjelaskan, komunitas anak muda  Ruang Seni Pertunjukan Lembata akan menayangkan film pendek Bajo dan pentas seni pada 7 Maret 2021 mendatang.