Anggota DPRD Paulus Jemarus Monitoring Pembangunan di Rahong Utara

Anggota DPRD Kabupaten Manggarai, Paulus Jemarus saat memeriksa jalan lapen di Kecamatan Rahong Utara, Selasa (2/2/2021) / Foto: Yhono

Ruteng, Koranntt.com – Proses pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah di setiap Kabupaten/Kota membutuhkan pengawasan dari berbagai pihak.

Selain masyarakat, salah satu pihak yang menjalankan fungsi pengawasan program kerja pemerintah adalah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD.

Hal inilah yang membuat Anggota DPRD Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, Paulus Jemarus mendatangi sejumlah lokasi pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemkab Manggarai.

Meski dalam masa pandemi Covid-19, politisi Partai Hanura asal Daerah Pemilihan (Dapil) V, Rahong Utara dan Wae Rii ini melakukan monitoring pembangunan di Kecamatan Rahong Utara, pada Selasa (2/2/2021).

Ia mendatangi proyek pembangunan jaringan air minum, rehabilitasi lapen, hingga mengunjungi korban bencana alam yang terjadi di wilayah Kecamatan Rahong Utara.

“Kegiatan monitoring ini adalah salah satu tugas atau agenda di luar kantor yang salah tujuannya menampung aspirasi masyarakat. Yang kedua, untuk melihat kejadian-kejadian yang terjadi di lapangan,” ungkap Jemarus kepada Koranntt.com.

BACA JUGA:  Covid-19 Menggila, Penghasilan Tukang Ojek di Kota Ruteng Turun Drastis

Ia menjelaskan, dalam melaksanakan fungsi pengawasan, tugas DPRD adalah mengecek kebenaran pelaksanaan dari program fisik pemerintah di lapangan.

“Termasuk program air minum yang sampai sekarang mangkrak, lapen yang baru dua hari selesai dikerjakan langsung rusak, dan sampe sekarang juga tidak diperhatikan lagi oleh pihak terkait dalam hal ini pemberi pekerjaan,” ucap legislator yang akrab disapa Paul ini.

Politisi Partai Hanura ini juga menambahkan, persoalan lain yang menjadi perhatian serius saat ini adalah bencana alam dan longsor yang menyebabkan beberapa rumah warga di Kabupaten Manggarai rusak.

“Kami wajib menyampaikan itu kepada pemerintah supaya pemerintah bisa melihat secara langsung apa yang menjadi kebutuhan di lapangan terkait dampak dari hujan atau dampak dari bencana yang terjadi di masyarakat,” ungkapnya.

Ia berharap pemerintah bisa memperhatikan setiap masukan yang disampaikan, agar kebutuhan masyarakat terutama infrastruktur jalan dan jaringan air bersih bisa secepatnya diselesaikan. (YH/AB/KN)