Hal serupa juga ditemui di ruas jalan Eltari, TDM, Oepura, serta beberapa titik ruas jalan lainnya di Kota Kupang, yang merupakan pusat ibukota provinsi NTT.
Kondisi tersebut membuat pengguna jalan terutama pengemudi sepeda motor kelabakan. Lantaran harus mengangkat kaki agar tidak kotor kecipratan air. Laju kendaraan juga harus ekstra pelan, karena kuatir terperosok.
Selain pengguna jalan, genangan air tersebut sangat merugikan warga yang membuka usaha di pinggir jalan. Karena, konsumen tidak dapat mampir lantaran akses jalan terendam air.
Halaman



Tinggalkan Balasan