Kupang, KN – Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM., MH., menyerahkan bantuan perlengkapan ibadah di sejumlah rumah ibadah di Kota Kupang.
Ini merupakan bantun terbaru yang diserahkan oleh Wali Kota Jeriko. Sebelumnya, rumah-rumah ibadah di Kota Kupang juga sudah menikmati akses internet gratis.
Didampingi sang istri yang juga anggota DPD RI, Ny. Hilda Riwu Kore Manafe, Jeriko turun langsung menyerahkan bantuan tersebut di 4 rumah ibadah, Kamis 10 Maret 2022.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Kupang, Ignasius Lega, SH., Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Kupang, Yanuar Dally, SH., M.Si, Kabag Prokopim Setda Kota Kupang, Daud Noftianus Nafi, S.STP, MM., beserta jajarannya.
Rumah ibadah pertama yang dikunjungi Wali Kota bersama rombongan adalah Masjid Darul Hijrah BTN Kolhua. Mereka disambut oleh Ketua Yayasan dan Imam Masjid Darul Hijrah Madani, serta ibu-ibu Majelis Taklim. Wali Kota menyerahkan bantuan berupa 25 meter karpet untuk masjid tersebut.
Ketua Yayasan Masjid Darul Hijrah Madani, Mat Likur menyampaikan kunjungan Wali Kota ini merupakan suatu kebanggaan bagi mereka.
Atas nama jamaah masjid tersebut dia menyampaikan terima kasih, karena di sela kesibukannya yang begitu padat Wali Kota bersama istri yang juga anggota DPD RI berkesempatan menemui mereka langsung. Dia memastikan akan selalu siap mendukung Wali Kota Kupang dengan semua program-program pro rakyatnya.
Wali Kota Kupang, Jeriko pada kesempatan yang sama menyampaikan, sebagai pemimpin dirinya mempunyai tanggung jawab untuk membantu semua rumah ibadah di Kota Kupang, termasuk kebutuhan perlengkapan penunjang ibadah.
Kepada para pemimpin agama Wali Kota minta untuk didoakan agar dirinya bersama jajaran bisa terus bekerja dan berjuang bagi masyarakat tanpa memandang suku maupun agamanya.
“Bantu warga jangan pilih kasih, asal dia harus kita tolong, pasti kita ulurkan tangan, tanpa lihat apa pun agama dan sukunya,” ungkapnya.
Kepada umat muslim di Kota Kupang, Wali Kota juga memohon maaf karena program umroh gratis bagi para imam dan penjaga masjid selama dua tahun terakhir ditunda akibat pandemi covid 19. Dia berharap di tahun-tahun mendatang program ini bisa kembali berjalan.







Tinggalkan Balasan