Kupang, KN – Pengukuhan ketua dan pengurus Peguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) sukses digelar, Kamis 3 Februari 2022 malam.

Pengukuhan dan pelantikan pengurus PSMTI Kota Kupang periode 2022-2026, dilaksanakan di Grand Mutiara Kupang, sekaligus merayakan Tahun Baru Imlek 2673.

Dalam pelantikan, Fransisco Bernando Bessi, secara resmi dilantik dan dikukuhkan sebagai Ketua Peguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Kupang periode 2022-2026.

Fransisco Bessi sebelumnya telah dipilih secara aklamasi sebagai Ketua PSMTI Kota Kupang, melalui Musyawarah Kota yang digelar di Hotel Sahid T-More Kupang, Rabu 26 Januari 2022 lalu.

Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man, menyampaikan apresiasi atas pelantikan Fransisco Bernando Bessi, sebagai Ketua Umum Peguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Kupang.

“Saya sampaikan proficiat buat Pak Sisco dan pengurus PSMTI Kota Kupang yang secara resmi telah dilantik,” ungkap Hermanus Man dalam sambutannya.

Menurutnya, organisasi PSMTI diharapkan mampu dimanfaatkan sebaik mungkin untuk membantu pembangunan di Kota Kupang, baik di bidang ekonomi, mapun sekotor lainnya.

Ia mengakui, kehadiran PSMTI di Kota Kupang, sudah banyak membantu, dan memberikan kontribusi terhadap pembangunan Kota Kupang.

“Sudah terlalu banyak kontribusi yang tidak mungkin disebutkan satu per satu. Karena Kota Kupang dalam waktu 10-20 tahun terakhir sudah berubah,” ungkap Hermanus Man.

Sementara Ketua PSMTI Provinsi NTT Hengki Liyanto, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus, maupun Ketua Umum PSMTI Kota Kupang, karena sudah bersedia untuk menerima tugas mulia yang diberikan.

“Saya berterima kasih kepada seluruh pengurus baru PSMTI Kota Kupang, yang bersedia menerima tugas ini. Banyak pengurus yang berprofesi sebagai pengusaha, dan memiliki peran penting dalam membangun ekonomi di Kota Kupang,” jelasnya.

Ia berharap, kehadiran PSMTI di Kota Kupang harus mampu memberikan warna baru, dalam membantu pembangunan Kota Kupang, maupun masyarakat dari suku Tionghoa, dan non Tionghoa.