Kupang, KN – Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memastikan Rakernas IAI 2026 siap digelar di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, pada 15-18 September 2026.
IAI NTT yang dipercaya sebagai tuan rumah telah mematangkan berbagai persiapan bersama Pengurus Nasional IAI. Namun, pelaksanaan Rakernas kali ini berlangsung dalam situasi khusus setelah gempa bumi mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026 dan berdampak pada tujuh kabupaten.
Ketua Panitia Rakernas IAI 2026, AR. Budianto Lawalu, IAI, mengatakan keputusan untuk tetap melaksanakan Rakernas di Labuan Bajo telah melalui berbagai pertimbangan, termasuk kondisi terkini di wilayah terdampak bencana dan masukan dari pemerintah pusat maupun daerah.
“Rakernas tetap dilaksanakan dengan sejumlah penyesuaian agenda. Justru dalam situasi seperti ini, IAI ingin hadir dan memberikan kontribusi nyata bagi pemulihan Flores,” kata Budianto.
Menurut dia, Rakernas tahun ini mengusung tema “IAI Hadir Flores Recovery Forum: Bersama Bergerak, Indonesia Berdampak – Architecture for Resilience, Recovery, Humanity.”
Tema tersebut menjadi bentuk kepedulian arsitek Indonesia terhadap masyarakat terdampak gempa sekaligus menegaskan peran arsitektur dalam mendukung pembangunan yang tangguh terhadap bencana, adaptif terhadap perubahan iklim, berkelanjutan, dan tetap mengedepankan aspek kemanusiaan.
Ketua IAI Provinsi NTT, AR. Luiz O. Wilson, IAI, mengatakan pelaksanaan Rakernas di Labuan Bajo tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga momentum untuk memperkuat kontribusi profesi arsitek dalam proses pemulihan pascabencana.
“IAI ingin memastikan arsitektur hadir untuk masyarakat. Salah satunya melalui dukungan terhadap konsep hunian yang adaptif, aman, berkelanjutan, dan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak bencana,” ujar Luiz.
Rakernas IAI 2026 akan dipusatkan di Hotel Crowne Plaza Labuan Bajo. Agenda utama berupa rapat kerja nasional dijadwalkan berlangsung pada 16-17 September, didahului pembukaan dan welcome dinner pada 15 September.









Tinggalkan Balasan